Featured

Tryout Online Nasional CAT CPNS 2021 GRATIS!!!

Terbatas untuk 1000 Pendaftar pertama


Tryout ini dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Juli 2021

Untuk Paket Tryout CPNS yang lebih UPDATE dan LENGKAP
hanya tersedia pada Paket Premium dan Platinum

*Tryout GRATIS HANYA DAPAT dikerjakan pada hari Minggu, 23 Juli 2021 Pukul 01.00 WIB s/d 23.00 WIB.

Tampilkan postingan dengan label Info CPNS 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info CPNS 2014. Tampilkan semua postingan

Pola Baru Diklat Prajabatan CPNS 2015


Penulis adalah Peserta Diklat Prajabatan CPNS Golongan III Kota Semarang, 

Pola baru Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil Kota Semarang tahun 2015 perlu diapresiasi. Pada tahun 2015, Kota Semarang menerapkan pola baru Diklat Prajabatan untuk CPNS golongan III yang berjalan sejak 16 Februari 2015 dan akan berakhir 26 Maret 2015 nanti. Sedangkan dari formasi honorer K1 dan K2, berlangsung Maret 2015 sampai Agustus 2015.

Desain dari kurikulum Diklat Prajabatan untuk saat ini terdiri atas beberapa tahap, mulai internalisasi nilai-nilai dasar profesi, aktualisasi nilai dasar profesi, dan seminar aktualisasi nilai dasar profesi. Pola baru Diklat harus melahirkan abdi negara yang berjiwa maju, unggul, berkualitas, dan antikorupsi. Sebab, selama ini Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih identik dengan “malas” dan “suka bolos” bahkan korupsi. Stigma tersebut tak hanya di kota, namun juga di desa.

Selain membentuk karakter disiplin, Diklat Prajabatan menjadikan PNS tahu akan tugas, wewenang, kewajiban dan substansi dasar abdi negara. Jika benar-benar mengikuti Diklat dengan serius, maka tidak ada PNS yang bermasalah. Mengapa? Dalam Diklat, CPNS digembleng oleh anggota TNI yang mengutamakan kedisiplinan, jujur, tegas, bertanggung jawab. Jika setelah Diklat, ada PNS yang bekerja ngawur, maka Diklatnya bisa dikatakan gagal.

SDM PNS
Negara maju memiliki pendidikan yang maju pula. Maka dari itu pendidikan yang dikemas dalam Diklat Prajabatan CPNS juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas SDM aparatur negara. Mengingat sebentar lagi Indonesia akan menghadapi salah satu tantangan besar dunia berupa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Ada 4 hal yang menjadi fokus MEA. Pertama; negara-negara di kawasan Asia Tenggara akan dijadikan sebuah wilayah kesatuan pasar dan basis produksi. Kedua, MEA akan dibentuk sebagai kawasan ekonomi dengan tingkat kompetisi yang tinggi, dengan kebijakan competition politicy, consumer protection, Intellectual Property Rights (IPR), taxation, dan E-Commerce. Ketiga, MEA dijadikan sebagai kawasan yang memiliki perkembangan ekonomi yang merata dengan memprioritaskan pada Usaha Kecil Menengah (UKM). Keempat, MEA akan diintegrasikan secara penuh terhadap perekonomian global.

Kepemimpinan memegang peranan penting dalam menghadapi MEA. Tanpa adanya kepemimpinan yang responsif dan lincah, Indonesia tidak akan berhasil dalam mengambil peran dalam diberlakukannya MEA mulai tahun 2015. Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi tolok ukur keberhasilan Indonesia. Tanpa adanya ASN yang mampu memberikan pelayanan prima kepada publik, pengambilan kebijakan serta implementasi kegiatan di berbagai instansi tidak dapat berjalan dengan baik.

Pola Baru Diklat Prajabatan CPNS
Jam pelajaran Diklat Prajabatan golongan III Kota Semarang tahun 2015 ini lebih lama dibandingkan diklat bagi K1 maupun K2. Hal ini dikarenakan nilai-nilai dasar PNS dalam kegiatan Prajabatan Golongan III menjadi tahap yang sangat penting untuk dipahami. Tak hanya itu, CPNS golongan III juga diharapkan mampu menganalisis dampak apabila kelima dasar tersebut tidak diaplikasikan di lingkungan kerja.

Adapun nilai-nilai dasar tersebut adalah akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan antikorupsi (ANEKA). Penanaman nilai tidak terputus hanya pada mata rantai pengetahuan saja, namun aktualisasi yang dikemas dalam kegiatan impementasi sesuai Tugas Pokok Fungsi (Tupoksi) menjadi poin utama yang menjadi perhatian.

Selama Diklat, peserta tidak hanya dibekali materi nilai dasar profesi PNS. Sebab, peserta juga mendapat pembelajaran tentang Peraturan Baris-Berbaris (PBB), senam kesegaran jasmani, kesehatan mental, jasmani, dan pengembangan potensi diri. Yang lebih penting dari berbagai kegiatan tersebut adalah pembiasaan hidup disiplin, tanggung jawab, peduli, dan sadar diri.

Di Kota Semarang, Diklat Prajabatan CPNS golongan III dilaksanakan dari tanggal 16 Februari sampai 26 Maret 2015 atau 31 hari kerja (263 JP). Istilah in-off-in sering digunakan pada pola baru ini. In yang pertama adalah peserta masuk di dalam kelas selama 18 hari kerja untuk mendapatkan materi nilai-nilai dasar profesi PNS dan 13 hari untuk aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS di lingkungan kerja. Peserta yang tidak hadir 9 jam pelajaran akan dianggap tidak lulus dan diberi kesempatan mengulang pada Diklat Prajabatan selanjutnya.

Perbedaan yang ada pada pola baru Diklat Prajabatan ini adalah adanya aktualisasi yang melibatkan mentor dan coach. Setelah mendapatkan materi, peserta akan menyeminarkan rancangan aktualisasi dengan didampingi mentor (kepala sekolah). Peserta dituntut melakukan minimal 6 program aktualisasi. Program yang disetujui akan diimplementasikan di tempat kerja selama masa off class.

Setelah itu, peserta akan masuk kembali untuk mempertanggungjawabkan kegiatan yang telah diimplementasikan di depan mentor, coach (pembimbing) dan narasumber. Dalam hal ini, narasumber adalah orang yang belum pernah sama sekali berkomunikasi dengan peserta, sehingga program yang disampaikan peserta benar-benar menjadi hal baru di hadapan narasumber. Peserta harus berupaya meyakinkan narasumber akan kejelasan program dengan disertai bukti nyata. Bukti nyata itu dapat berupa foto, video, film, pamflet, maupun produk. Semakin bermanfaat, inovatif, dan nyata, maka nilai yang diperoleh peserta pun akan lebih baik.

Kedisiplinan adalah kunci utama keberhasilan Diklat Prajabatan CPNS. Artinya, jika peserta tidak disiplin tentu akan berpengaruh pada hasil yang akan diperoleh. Kedisiplinan tidak hanya berwujud presensi kehadiran. Namun kedisiplinan dalam berpakaian, tepat waktu, santun, tatanan rambut, dan tata cara apel turut membangun karakter PNS yang profesional dan berkelas dunia.

Sosok PNS Sejati
Sebagai “pelayan publik”, pembentukan karakter memang sangat diperlukan. Mengingat akhir-akhir ini banyak ditemukan aparatur negara yang justru menjadi sumber dan pelaku penyimpangan. Sebagai contoh, selama 2014 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah memecat 25 PNS yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat. Selain kuantitas tersebut, ada 6 PNS yang dijatuhi sanksi sedang dan 5 PNS mendapat sanksi ringan. Yang dimaksud pelanggaran sanksi berat adalah terjerat kasus pidana, menikah lagi tanpa izin istri, dan mangkir atau bolos kerja lebih dari 45 hari tanpa keterangan.

Setiap PNS, jika benar-benar mengabdi untuk negara dan menjalankan tugas sesuai aturan, maka tidak ada PNS yang bermalas-malasan apalagi sampai melakukan tindakan kriminal. Menjadi PNS memang cita-cita dan menjadi idaman masyarakat. Meskipun harus mengalahkan 1000 saingan, namun tiap tahun pasti selalu ada yang mendaftar. Jika sudah lolos menjadi CPNS dan resmi menjadi PNS, sangat lucu jika mereka tidak menjalankan amanat negara, baik secara individual maupun di masyarakat dan lembaga.

Kegiatan aktualisasi nilai dasar yang dilakukan CPNS dalam Diklat Prajabatan diharapkan benar-benar mampu membentuk pengetahuan, sikap dan keterampilan PNS secara berkelanjutan. Sebab, akan percuma jika aktualisasi ini akan berhenti setelah Diklat Prajabatan usai. Menjadikan diri sebagai agen of change di lingkungan kerja “harus” dilakukan oleh generasi baru yang lulus Diklat Prajabatan. Jangan sampai generasi baru ini justru menjadi sumber masalah, bukan sumber solusi.

Semua PNS, aparatur sipil negera adalah mereka yang melayani masyarakat. Mereka adalah orang pilihan yang hidupnya dijamin negara untuk mengabdi untuk rakyat. Jika ada PNS tidak mengabdi untuk rakyak, tampaknya mereka pura-pura menjadi PNS.
Read more

604 CPNS 2014 Baru Dipesani Jangan Tiru Seniornya


PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus menyampaikan pesan mendalam kepada 604 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang baru menerima surat keputusan (SK) pengangkatan, Selasa (21/4).

Wali Kota Firdaus meminta agar amanah yang diberikan dijalankan dengan sebaik-baiknya. Apalagi para CPNS dari jalur pelamar umum yang harus bersaing dengan ratusan bahkan ribuan orang. Dia mengimbau CPNS tidak menyia-nyiakan kursi yang telah ditempati.

”Gunakanlah kesempatan ini untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah. Kemudian tunjukkan bahwa kita mampu. Jangan ikuti budaya, pola PNS yang sudah senior. Karena budaya yang lama perlu perhatian dan perubahan," ujarnya, Rabu (22/4).

Firdaus tidak ingin CPNS yang baru tercemar oleh lingkungan budaya lama yang kurang baik. Sehingga harus diberi bimbingan yang memadai selama orientasi dilakukan. Wako pun menginstruksikan para pemateri yang terlibat untuk menanamkan semangat dan ideologi baru kepada para CPNS.

”Dengan ideologi baru ini, kita memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus menampilkan kemandirian dan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat dan negara dengan lebih baik dan penuh tanggung jawab," jelasnya.

Ke-604 CPNS ini terdiri dari 407 CPNS honorer K2 dan 197 CPNS dari pelamar umum. Mereka akan diberi pembekalan melalui kegiatan orientasi yang dimulai sejak Senin (20/4) sampai Jumat (24/4) nanti.

Sejak pagi ratusan CPNS yang memakai baju putih dengan bawahan hitam serta memakai topi berwarna putih ini diberi pelatihan. Mulai dari materi luar ruangan berupa latihan PBB, hingga materi di dalam ruangan. Untuk materi ruangan mereka diberi pelatihan berupa ilmu pemerintahan, wawasan kebangsaan, ASN, pemerintahan daerah, kedisiplinan dan sebagainya.

Terkait masih adanya 25 honorer K2 yang belum mendapatkan SK pengangkatan CPNS, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Azharisman Rozie mengungkapkan pihaknya terus mendorong dan mempasilitasi agar honorer melengkapi berkas.

"Dari 25 ini, 13 di antaranya sudah mulai melengkapi berkas. Sedangkan 12 lainnya masih terkendala. Makanya mereka kami fasilitasi agar bisa melengkapi berkas-berkas yang diminta oleh BKN," jelas Haris.(luk/yls)
Read more

Update Penetapan NIP CPNS 2014 Umum dan K2 di BKN



Selamat bagi Anda yang telah lulus Ujian CPNS 2014 ini, baik dari jalur umum maupun dari honorer. Hal ini dikarenakan per tanggal 27 februari 2014 ini, peserta tes CPNS yang lulus dan telah selesai penetapan NIP sudah mencapai 16.000 orang lebih. Berdasarkan info dari BKN, proses penetapan NIP paling lama adalah 25 hari kerja dari berkas pertama kali masuk ke BKN. Selanjutnya, silakan bagi peserta yang lulus menunggu panggilan dari kementerian atau BKD setempat untuk upacara penyerahan SK CPNS yang jarak waktunya hanya berselang beberapa hari saja dari proses penetapan NIP dari BKN. Selamat menjadi abdi negara. Klik link di bawah ini untuk daftar pemerintah daerah atau kementerian yang sudah selesai penetapan NIP-nya.

Klik disini untuk mengetahui kementerian mana saja dan pemerintah daerah mana saja yang sudah selesai penetapan NIP-nya.
Read more

Pengumuman Kelulusan CPNS Kemenkumham 2014


Disampaikan kepada seluruh pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Tahun 2014. Berdasarkan Surat Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/4322IM.PANRB/11/2014 tanggal 12 Nopember 2014 perihal Penyampaian Daftar Nilai TKD hasil seleksi
CPNS Tahun 2014 dan Nomor B|499|M.PAN-RB/1/2015 tanggal 30 Januari 2015 perihal
Penurunan Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar bagi orang asli Papua, bersama ini
diumumkan Daftar Nama Pelamar yang dinyatakan LULUS dan DITERIMA sebagai CPNS
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun Anggaran 2O14.

Pengumuman selengkapnya klik disini
Lampiran 1 - Hasil TKD klik disini

Selamat ya.....
Read more

Pengumuman CPNS Terlambat, Ini Penjelasan KemenPAN-RB



Jakarta - Meski direncanakan rampung pada akhir Desember 2014, namun hingga kini masih ada sejumlah instansi pemerintah pusat dan pemda yang belum mengumumkan kelulusan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Keterlambatan itu terjadi karena ada beberapa instansi yang minta afirmasi ambang batas kelulusan, selain adanya beberapa instansi belum selesai verifikasi dan validasi.

Atas keterlambatan tersebut, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS Tahun 2014 mengharapkan  agar masyarakat, terutama peserta tes yang belum diumumkan untuk bersabar dan memahami kondisi ini.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman menjelaskan, pihaknya tidak bermaksud mengulur waktu. Menurutnya, keterlambatan ini semata-mata karena persoalan teknis, antara lain adanya permintaan afirmasi dari instansi yang harus kami check and recheck relevansinya serta proses verifikasi berlapis atas hasil tes CPNS.

"Kami mengedepankan kehati-hatian, untuk menghindarkan terjadinya kesalahan. Atas keterlambatan tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf,” ujar Herman di Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Dikatakan, afimasi itu memang dimungkinkan untuk beberapa jabatan tertentu. Seperti dijelaskan dalam Lampiran Peraturan Menteri PANRB No. 17/2014 tentang Tambahan Alokasi Formasi dan Pengadaan CPNS Tahun 2014, prinsip penentuan kelulusan didasarkan pada nilai ambang batas kelulusan (passing grade).

Passing grade untuk wilayah tertentu dan jabatan spesifik/langka dan tidak diminati dapat diberikan afirmasi, antara lain untuk jabatan  Instruktur Penerbang, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, dan Penjaga, Menara Suar.

Lebih lanjut Herman menjelaskan, Permen PANRB itu ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri PANRB No. 2/2015 tentang, Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Bagi Jabatan Tertentu dalam Seleksi CPNS 2014. Jabatan dimaksud meliputi  Jenang/Kelasi Kapal, Anak Buah Kapal, Anak Buah Kapal Pengawas, Juru Mudi, Mualim, Juru Mudi  Kapal Pengawas, Pengamat Gunung Api Pelaksana,  Rescuer, Pelatih Olah Raga.

Untuk jabatan dimaksud, nilai ambang batas ditetapkan 105 untuk tes karakteristik pribadi (TKP), 60 untuk tes intelegensia umum (TIU) dan 53 untuk tes wawasan kebangsaan (TWK). Menurut Permen PAN No. 2/2015 tersebut, afirmasi juga diberikan untuk jabatan juru minyak/oiler, perawat mesin kapal, teknisi kapal, juru motor tingkat 1, perawat kapal. Untuk jabatan ini nilai TKP 105, TIU 45 dan TWK 35.

Herman mengaku, banyak pihak yang menyampaikan pertanyaan kenapa di instansi atau daerah tertentu belum ada pengumuman kelulusan CPNS.

“Pertanyaan itu ada yang melalui media sosial, telepon, bahkan ada yang datang ke Kementerian PANRB,” imbuhnya.

Dia berusaha untuk sedapat mungkin memberikan penjelasan secara cepat dan transparan sebagai wujud dari akuntabilitas pengelolaan informasi. Terhadap beberapa pihak yang mencurigai bahwa terjadi kecurangan, Herman menegaskan bahwa hal itu dijamin tidak terjadi.

“Saya jamin tidak ada kecurangan yang dilakukan oleh Panselnas,” sergahnya.

Sesuai data dari Panselnas, sampai hari Rabu (28/1/2015),  265 dari 424 instansi telah mengumumkan hasil seleksi CPNS, sisanya masih dalam proses penyelesaian. “Untuk instansi pusat yang sudah mengumumkan ada 46, dari 69 kementerian/lembaga. Untuk instansi provinsi yang sudah mengumumkan ada 16 dari 26 provinsi. Sedangkan untuk kabupaten/kota yang sudah 203 dari 329 kabupaten/kota” tambah Herman.

Namun demikian Herman memastikan bahwa hasil tes dari semua instansi, kecuali Kemendikbud, saat ini sudah selesai diolah dan telah dicetak, “Sesuai penjelasan dari Panselnas, pengolahan hasil tes sudah tuntas, tinggal diambil, dan dicrosscheck oleh instansi untuk kemudian diumumkan. Kecuali Kemendikbud masih menunggu verifikasi” pungkas Herman. (Ndw)
Read more

Pemerintah Janji Cari Jalan Keluar Buat Pegawai Honorer K2



Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi sedang memutar otak terkait nasib pegawai honorer K2 yang tidak lolos seleksi. Pasalnya, sesuai ketentuan pegawai yang tidak lolos tak mungkin di angkat sebagai PNS.

"Pendekatan humanisme sedang membuat formulasi sebaiknya sebijaksana mungkin tanpa melanggar untuk memberikan kesempatan. Saya tidak bisa sampaikan. Kami sudah dialog dengan aktivis K2, mendengar pendapat anggota DPR Komisi II" kata dia di Jakarta, Selasa (27/1/2017).

Lebih lanjut, dia bilang akan melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah terkait, guna mencari solusi pegawai honorer K2 tersebut.

"Kami akan komunikasikan dengan gubernur meminta data kepegawaian daerah yang sebenarnya hanya orang yang berhak saja yang akan diproses selanjutnya," paparnya.

Dari rilis data Kementerian PAN RB, saat ini tengah berlangsung penetapan NIP oleh BKN bagi tenaga honorer K2 yang lolos. Adapun jumlahnya untuk pusat 2.141 dan daerah 119.296.

Kemudian pemerintah sedang melakukan verifikasi dan validasi tenaga honorer K2 yang sudah lulus dan tenaga honorer yang tak lulus khususnya untuk wilayah Jawa dan Bali. Di sisi lain, dia menegaskan seleksi CPNS untuk tenaga honorer K2 telah selesai.

"Secara mengacu peraturan pemerintah 56 tahun 2012 telah selesai. Selesai ada dua pengertian. Batas 31 Desember 2014 selesai. Seluruh K2 terverifikasi jumlahnya 650an ribu selesai sudah selesai diseleksi," tandas dia. (Amd/Ndw)
Read more

Menteri PAN RB Kembali Beberkan Alasan Moratorium CPNS,



Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) resmi melaksanakan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini.

Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi menerangkan, alasan moratorium supaya anggaran negara bisa dihemat. Maklum, jumlah PNS saat ini mencapai 4,7 juta. Pada setiap PNS, pemerintah harus mengeluarkan anggaran fasilitas.

"Karena terus terang jumlah 4,7 juta beban keuangan besar. Jangan hanya gaji, setiap pengadaan dikasih seragam itu belanja barang. Setiap seorang sekretaris  dikasih seragam dikasih mesin ketik itu belanja modal," kata dia Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Tak berhenti di situ, dengan moratorium pemerintah bisa mengevaluasi kebutuhan PNS secara nasional. "Moratorium evaluasi pegawai secara nasional, mana tempat kebanyakan, mana kurang, jabatan yang berlebihan, mana yang kurang," imbuh dia.

Meski begitu, Yuddy memastikan pemerintah tetap membuka seleksi untuk CPNS untuk beberapa golongan tertentu seperti guru, tenaga medis, penegak hukum dan jabatan fungsional khusus. Meski demikian, untuk meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) proses seleksi ketat tidak dikesampingkan.

"Namun proses tetap dilakukan, sesuai Undang-undang ASN," tandas dia. (Amd/Nrm)
Read more

Gagal Tahun Lalu, Coba Lagi Tes CPNS, Diterima


JAKARTA - Jiwa pantang menyerah nampaknya dimiliki salah seorang pelamar yang diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tahun ini. Kegagalan yang dialami tahun lalu tak membuatnya jera.

Annisa Nur Wulandari mengaku pernah mencoba tes di instansi yang sama tahun lalu, tetapi tidak lulus. Tahun ini diapun mencoba lagi dan ternyata diterima bersama 15 pelamar lainnya yang beruntung.

Wanita lulusan Hukum UNDIP ini mengaku, dalam seleksi CPNS tahun 2013 menduduki peringkat ketiga teratas pada formasi yang ia pilih. Karena masih merasa penasaran, Annisa mendaftarkan diri lagi di Kementerian PANRB. "Saya masih penasaran kemarin tidak diterima, makanya saya daftar lagi tahun ini. Dan akhirnya terbayar semuanya, saya diterima di sini," ujar Annisa yang ditemui sesuai melakukan pemberkasan, Jumat (23/01).

Annisa melamar formasi analis kebijakan pada unit kerja Asdep Standardisasi Jabatan dan Pengembangan Kompetensi SDM Aparatur. Wanita asal Depok ini berjanji akan totalitas bekerja di Kementerian PANRB. Selamat ya Nisa. (rr/HUMAS MENPANRB)
Read more

Menteri Yuddy Pastikan, Tak Ada Jual Beli CPNS


JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi memastikan, tidak ada jual beli kursi CPNS dalam proses rekrutmen tahun 2014 dan tahun-tahun mendatang. Justeru dia mempertanyakan, bagaimana kecurangan itu bisa terjadi, mengingat seleksi CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

"Saya pastikan,  di era pemerintahan Presiden Jokowi ini tidak akan ada lagi masalah penyalahgunaan wewenang dalam rekrutmen CPNS, jual beli CPNS, mempermainkan CPNS yang sudah lulus, dan lain sebagainya," tegas Yuddy dalam rapat kerja dengan Komite I dan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, Rabu (21/1).

Yuddy mengatakan hal itu, menjawab pertanyaan dari sejumlah anggota DPD yang menyatakan bahwa mereka masih mendapat laporan terkait proses jual beli CPNS di daerah.

Lebih lanjut Menteri mengungkapkan, bahwa seluruh jajaran panitia seleksi nasional (Panselnas) yang berkantor di Kementerian PANRB merupakan orang-orang yang berintegritas, dan dalam bekerja menggunakan teknologi yang tidak bisa diintervensi.

Selain terus mengawasi, Yuddy juga memberikan contoh yang baik bagi jajarannya. "Saya sebagai Menteri tidak satu pun menerima atau memberikan rekomendsi diantara ratusan ribu yang mendaftar CPNS. Jadi tidak ada yang berani melakukan itu. Politik jual beli CPNS kami pastikan tidak ada lagi," katanya.

Yuddy justeru mempertanyakan mengenai masih adanya jual beli CPNS atau penyalahgunaan wewenang, karena saat ini proses perekrutan sudah menggunakan sistem CAT. "Kalau ada, bagaimana caranya dengan sistem CAT yang seperti sekarang ini? Karena semua pengangkatan, prosedur formal akan sampai ke Menteri," imbuhnya.

Rapat kerja Menteri PAN RB, Yuddy Chrisnandi bersama Komite I dan Komite III DPD itu menghasiljan beberapa kesimpulan. Komite I dan Komite III DPD RI mengapresiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait rencana  penanganan tenaga honorer kategori II. "Komite I dan Komite III mengapresiasi janji Pemerintah khususnya Menpan RB untuk melakukan penanganan khusus terkait masalah tenaga honorer hingga selesai," kata Ketua Komite III, Hardi Selamat Hood.

DPD juga mendukung upaya Menteri Yuddy untuk menerapkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengangkatan CPNS, baik di pusat maupun di daerah. Komite berharap agar Kementerian PANRB tenaga honorer yang tidak lulus tes CPNS diprioritaskan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dengan kebijakan khusus.

DPD juga berharap agar Kemenpan RB dapat melakukan koordinasi dan kerjasama dengan DPD RI dalam setiap program yang akan dilakukan di daerah dalam rangka upaya perbaikan birokrasi. "Komite I dan Komite III DPD RI sebagai representasi daerah akan turut mendorong Pemerintah Daerah agar dapat melakukan evaluasi birokrasi dan berkoordinasi dengan optimal agar terwujud pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya," kata Selamat.

Sementara itu, Menteri Yuddy Chrisnandi menyampaikan apresiasi terhadap dukungan seluruh Komite di DPD RI. Dia pun berharap agar seluruh dukungan tersebut bisa diimplementasikan dalam program-program yang sudah dibuat oleh pemerintah. 

Program-program yang telah dibuat ini bertujuan untuk mempersiapkan birokrat-birokrat handal yang mampu menjawab tantangan dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada seluruh rakyat Indonesia.

Dengan langkah-langkah itu, diharapkan pada tahun 2019 seluruh  aparatur sipil negara merupakan pegawai yang sudah sesuai dengan proses seleksi yang begitu ketat. "Kami ingin agar aparatur kita mampu mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelas dunia," kata Yuddy. (ns/gin/HUMAS MENPANRB)
Read more

Hasil Tes CPNS 2014 di Badan Narkotika Nasional


Panitia Seleksi Nasional telah mengumumkan hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2014 di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dikutip dari data Panselnas, BNN membuka 393 lowongan CPNS yang akan bertugas di sejumlah wilayah di Tanah Air. Ada 15 jabatan yang disediakan mulai dari dokter hingga analis kepegawaian.

Namun berdasarkan hasil tes tidak semua jabatan bisa terisi. Pasalnya, para peserta tidak dapat memenuhi passing grade yang ditetapkan Panselnas untuk posisi tersebut.

Misalnya untuk profesi Pranata Laporan Keuangan, ada sejumlah daerah yang gagal menemukan peserta yang memenuhi passing grade seperti di BNN Jaya Pura, BNN Halmahera Utara, BNN Kabupaten Bone Bolango hingga Kabupaten Kolaka.

Lengkapnya, berikut hasil tes CPNS 2014 di BNN
Read more

Inilah daftar peserta CPNS 2014 yang lulus dari Provinsi Bengkulu. Selamat !!!


Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) telah mengumumkan hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Mengutip data Panselnas, Pemprov Bengkulu membuka lowongan 128 pegawai baru. Untuk mengisi 48 jabatan mulai dari dokter spesialis bedah sampai penyuluh.

Berikut ini daftar peserta yang lolos CPNS beserta nilai TKD nya.
Read more

Selamat, Inilah peserta yang lolos ujian CPNS 2014 Pemprov Kalimantan Barat !


Pengumuman hasil tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 terus bergulir.  Kali ini, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) merilis hasil tes kemampuan dasar (TKD) seleksi CPNS di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat

Mengutip data Panselnas, Rabu (10/12/2014), pada seleksi CPNS tahun ini, Pemprov Kalimantan Barat mendapat alokasi formasi PNS sebanyak 157 orang untuk mengisi 87 jabatan mulai dari guru, dokter, penyuluh, dan analis.

Namun berdasarkan hasil tes tidak semua jabatan bisa terisi. Pasalnya, para peserta tidak dapat memenuhi passing grade yang ditetapkan Panselnas untuk posisi tersebut seperti  guru agama kristen dan paramedik veteriner.

Klik disini untuk informasi selengkapnya
Read more

Ini dia 21 Peserta yang Lolos Ujian CPNS Lemsaneg 2014


Meski beberapa instansi pemerintahan masih menggelar tes CPNS, tapi hasil kelulusan tes di sejumlah lembaga lain sudah dapat diakses. Salah satunya adalah hasil kelulusan tes CPNS di Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

Dikutip dari data Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), Selasa (2/12/2014), Lemsaneg membuka lima formasi jabatan untuk para pendaftar tes CPNS tahun ini. Kelima formasi jabatan tersebut adalah pustakawan pelaksana, pengadministrasi keuangan, auditor pelaksana, pengadministrasi umum, dan arsiparis pelaksana.

Tahun ini, sebanyak 71 peserta mengikuti tes untuk menempati lima formasi jabatan tersebut. Hasilnya, hanya 21 peserta yang memenuhi passing grade.

Berikut ini daftar peserta yang lolos tes CPNS Lemsaneg 2014. Selamat.
Klik disini untuk info selengkapnya.
Read more

Ini dia peserta yang lulus tes CPNS 2014 dari Sleman, DIY


Berdasarkan Keputusan Bupati Sleman Nomor: 80.1/Kep.KDH/A/2014 tentang Pelamar Umum Yang Dinyatakan Lulus Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2014, dengan ini Tim Pelaksana Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Sleman Tahun 2014 mengumumkan bahwa:
1. Nama, nomor ujian, tanggal lahir, jabatan, kualifikasi pendidikan pelamar umum yang tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan Lulus Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Sleman Tahun 2014.
2. Pelamar umum yang dinyatakan lulus seleksi wajib mengambil surat pemberitahuan kelulusan pada tanggal 4 Desember 2014 di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sleman pada jam kerja, dengan ketentuan:
a. berpakaian rapi dan sopan.
b. mengambil sendiri/ tidak boleh diwakilkan.
c. membawa Kartu Tanda Peserta Ujian yang dikeluarkan Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Sleman.
d. membawa KTP yang masih berlaku.
Demikian pengumuman ini untuk mendapatkan perhatian seperlunya.

Klik disini untuk info selengkapnya
Klik disini untuk daftar peserta yang lolos
Read more

Selamat, Inilah Hasil Seleksi CPNS 2014 dari wilayah Kulon Progo



Setelah sekian lama pelamar CPNS Kabupaten Kulon Progo menunggu akhirnya hari ini mereka dapat bernafas lega, pasalnya hari ini hasil seleksi CPNS dari Pelamar Umum Kabupaten Kulon Progo diumumkan secara resmi. “Hari ini hasil seleksi CPNS Tahun 2014 resmi diumumkan,” ungkap Sarji, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan BKD Kulon Progo.

Lebih lanjut Sarji mengungkapkan bahwa peserta yang diterima adalah yang memenuhi nilai ambang batas kelulusan/memenuhi passing grade (MP) sebagaimana Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2014 dan apabila peserta yang memenuhi nilai ambang batas kelulusan/memenuhi passing grade (MP) jumlahnya melebihi kuota formasi pada suatu jabatan, maka penentuan kelulusan didasarkan pada urutan nilai tertinggi dalam batas jumlah formasi dan apabila dalam batas jumlah formasi terdapat peserta yang memiliki nilai yang sama, maka penentuan kelulusan didasarkan pada nilai yang lebih tinggi pada nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) secara berurutan, sebagaimana Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Tambahan Alokasi Formasi dan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil. “Peserta yang diterima harus memenuhi nilai passing grade,” jelas Sarji.

Selanjutnya Sri Agung, Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pengadaan BKD mengungkapkan bahwa pelamar yang dinyatakan diterima, wajib melaporkan diri kepada Panitia Seleksi Pengadaan CPNSD dari Pelamar Umum Pada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2014, pada Hari Jum’at Tanggal 5 Desember 2014 bertempat di ruang rapat BKD Kulon Progo dengan membawa KTP dan Kartu Ujian. “Bagi pelamar yang dinyatakan diterima, wajib melaporkan diri pada Hari Jum’at Tanggal 5 Desember 2014 di BKD Kulon Progo, ”ungkapnya.

Ditambahkan Agung, bagi pelamar yang dinyatakan diterima, dan tidak hadir pada hari tersebut diberikan kesempatan sampai pada Hari Rabu Tanggal 10 Desember 2014 untuk melaporkan diri di BKD Kabupaten Kulon Progo Jln. Perwakilan 1 Wates. “Pelamar yang tidak bisa hadir diberikan kesempatan sampai pada Hari Rabu Tanggal 10 Desember 2014, sedangkan bagi yang melewati batas waktu tersebut tidak melaporkan diri maka dianggap mengundurkan diri,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Ujian Computer Assisted Test (CAT) Test Kompetensi Dasar (TKD) dalam rangka Seleksi Penerimaan CPNS Pelamar Umum Kabupaten Kulon Progo Tahun 2014 yang telah dilaksanakan di STMIK AKAKOM Yogyakarta pada Hari Kamis, 25 September 2014 untuk mengisi 30 formasi PNS. (*MQ)

Klik disini untuk info selengkapnya.
Read more

Info Penting dari PORTAL NASIONAL CPNS 2014



P E N T I N G :
Bagi Anda yang kesulitan untuk mengakses situs Panselnas dan SSCN, kami tim dari karirbagus.com akan membantu Anda untuk mengetahui info apa saja yang disampaikan dari Panitia CPNS 2014 kali ini. Jadi, walaupun Anda kemungkinan sulit untuk mengakses kedua situs tersebut, kami tetap dapat mengaksesnya dengan kemampuan tim IT kami, untuk kemudian menyampikannya kepada Anda. Jadi pantau terus perkembangan penerimaan CPNS 2014 hanya di karirbagus.com
Info Penting dari PORTAL NASIONAL CPNS 2014

1. UJIAN DENGAN C.A.T.: Seleksi Penerimaan CPNS 2014 secara Nasional dilaksankan dengan ujian/test menggunakan C.A.T. (Computer Assisted Test). Info dapat dibaca di Website Kemenpan & RB

2. PERSYARATAN UMUM: Sebagaimana diatur dalam PP Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, serta memenuhi persyaratan kualifikasi pendidikan sesuai lowongan formasi yang diminati.

3. ALAMAT E-MAIL: Seleksi Penerimaan CPNS 2014 hanya dapat diikuti melalui tahap pendaftaran di Portal ini, untuk itu calon pendaftar wajib memiliki alamat surat elektronik yang masih berlaku (email).

4. PENGISIAN DATA PRIBADI HARUS AKURAT: Semua informasi/data pribadi yang diisikan dalam formulir pendaftaran disini harus akurat, benar dan dapat dipertanggung jawabkan untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri atau merugikan pihak lain serta diberikannya sanksi hukum dikemudian hari. Calon peserta hanya dapat mendaftar 1 (satu) kali di portal ini (hanya mempunyai 1 kali kesempatan mengikuti test di salah satu instansi).

Calon peserta dapat memilih 3 (tiga) formasi jabatan, yang kualifikasi pendidikannya sama pada instansi yang telah diputuskan/dipilih oleh calon peserta.

5. PERSYARATAN KHUSUS/TAMBAHAN : Terdapat instansi tertentu yang menambahkan persyaratan khusus. Untuk itu, harap dibaca secara cermat dan teliti.

6. CERMAT dan TELITI : Harap mencermati setiap keterangan/instruksi/pemberitahuan/peringatan yang muncul di halaman-halaman pendaftaran ini.

7. GRATIS : Penerimaan CPNS Tahun 2014 tidak dipungut biaya mulai dari pendaftaran s/d pengumuman hasil kelulusan.

Bagi yang ingin mempelajari bagaimana tes CAT CPNS dan apa saja soal CPNS yang keluar pada tes CAT CPNS tahun kemarin, silakan dipelajari disini.
Read more

Tata Cara Pendaftaran Online CPNS 2014

Semua proses penerimaan  CPNS 2014 baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dilakukan secara online. Kita perlu mengetahui apa saja tata cara pendaftaran secara online tersebut. Ujian CPNS 2014 juga akan dilakukan secara online dengan materi yang bisa dipelajari disini.
Adapun tata cara pendaftaran online CPNS 2014 adalah sebagai berikut :
Klik pada gambar untuk memperbesar tampilan

Read more

Mekanismen Pendaftaran CPNS 2014

Tahapan Pendaftaran CPNS 2014 kali ini sangat transparan. Bagi yang ingin mengikutinya harus benar teliti melewati setiap tahapannya. Jangan sampai terlewat satu tahapan pun karena akan menyebabkan kesempatan Anda untuk mengikuti Ujian CPNS 2014 tahun ini akan hilang.

Silakan klik gambar untuk memperbesar tampilan.


Read more

Alur Umum Pendaftaran CPNS 2014


Berikut ini adalah alur pendaftaran CPNS 2014 berdasarkan situs Panselnas dan SSCN
Silakan dicermati dan dipahami, jangan sampai ada tahapan yang terlewat.


Read more

Ini Kementerian/Lembaga yang Buka Pendaftaran CPNS 2014


Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menunda pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 dari 4 Juli menjadi antara tanggal 11-20 Agustus 2014.

Deputi Sumberdaya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, pendaftaran secara online melalui portal nasional Panselnas dilakukan tanggal 25-29 Agustus 2014.

Instansi yang membuka formasi CPNS, kata Setiawan, dapat mengumumkan lowongan formasi antara tanggal 11-24 Agustus 2014.  Setiawan menambahkan, instansi wajib mengumumkan secara terbuka peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS tahun 2014 melalui media online atau media cetak.

“Jadwal ini masih bersifat sementara, dan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan,” kata Setiawan seperti dikutip situs Sekretariat Kabinet.

Ia menyebutkan, instansi pusat maupun daerah pada penerimaan CPNS 2014 akan menerapkan ujian CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), yaitu ujian yang dilakukan dengan menggunakan alat bantu komputer.

“Instansi pusat dan beberapa pemerintah provinsi dipastikan akan menerapkan sistem CAT CPNS ini,” kata Setiawan.

Agenda dan Kegiatan Penerimaan CPNS 2014:

- Pendataan dan penyerahan usulan formasi: April - Mei 2014

- Pembentukan panitia penerimaan CPNS 2014 di tiap-tiap institusi atau BKD: Mei - Juni 2014

- Penyusunan soal ujian: mulai Mei 2014

- Pengumuman Formasi Lowongan CPNS: Agustus 2014

- Pendaftaran CPNS 2014 dan seleksi berkas: Agustus 2014

- Penyusunan soal: mulai Juni 2014

- Pelaksanaan ujian dan tes CPNS: 1 September 2014 sampai selesai

- Pengumuman peserta yang lulus menjadi CPNS tahun 2014 melalui website: November - Desember 2014

- Penyerahan SK CPNS: Desember 2014 - Februari 2015

Sesuai jadwal sementara, pelaksanaan seleksi CPNS 2014, baik untuk tes kemampuan dasar (TKD) atau tes kemampuan bidang (TKB) bagi instansi pusat atau daerah yang mengadakan rekrutment akan dimulai pada tanggal 1 September 2014 sampai selesai.

Semua instansi yang menyelenggarakan seleksi CPNS tahun 2014 ini wajib menggunakan CAT. Waktu lamanya pelaksanaan test akan tergantung pada jumlah pelamar yang mendaftar dan kapasitas instalasi CAT yang tersedia.

Instansi yang telah selesai mengadakan tes CAT, bisa langsung menyerahkan hasil TKD kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Selanjutnya, Panselnas akan menyampaikan hasil TKD dan hasil integrasi TKB kepada instansi, satu minggu setelah instansi menyampaikan hasil TKD dan TKB ke Panselnas.

“Dua hari setelah menerima hasil TKD dan hasil integrasi TKD dan TKB dari Panselnas, instansi segera membuat Surat Keterangan Kelulusan yang ditandatangani Pejabat Pembina Kepegawaian, dan hasilnya disampaikan kembali kepada Panselnas dan BKN,” kata Setiawan.

Berikut ini instansi yang membutuhkan CPNS:

Kementerian:

    Kementerian Riset dan Teknologi
    Kementerian Lingkungan Hidup
    Kementerian BUMN
    Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
    Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
    Kementerian Pemuda Olahraga
    Kementerian Perumahan Rakyat
    Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal
    Kementerian Dalam Negeri
    Kementerian Luar Negeri
    Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Kementerian Keuangan
    Kementerian Pertanian
    Kementerian Energi Sumber Daya Mineral
    Kementerian Perhubungan
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
    Kementerian Kesehatan
    Kementerian Agama
    Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
    Kementerian Sosial
    Kementerian Kehutanan
    Kementerian Kelautan dan Perikanan
    Kementerian Komunikasi dan Informatika
    Kementerian Perdagangan
    Kementerian Perindustrian
    Kementerian Pekerjaan Umum
    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
    Kementerian Sekretariat Negara
    Kementerian PPN/Bappenas

Lembaga Pemerintah Non Kementerian:

    Arsip Nasional RI (ANRI)
    Lembaga Administrasi Negara (LAN)
    Badan Kepegawaian Negara (BKN)
    Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
    Badan Pusat Statistik (BPS)
    Badan Inteljen Negara (BIN)
    Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)
    Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
    Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN)
    Badan Informasi Geospasial (BIG)
    Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
    Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
    Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
    Badan Pertanahan Nasional (BPN)
    Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
    Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas)
    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
    Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
    Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
    Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
    Badan SAR Nasional
    Badan Narkotika Nasional (BNN)
    Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)
    Badan Standarisasi Nasional (BSN)
    Badan Koordinasi Kemanan Laut (Bakorkamla)
    Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
    Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT)

Lembaga Negara:

    Kejaksaan Agung RI
    Sekretariat Kabinet

Sekretariat Lembaga Negara:

    Sekretariat Jenderal BPK
    Sekretariat Jenderal MPR
    Sekretariat Jenderal Mahkamah Agung
    Sekretariat DPD RI
    Sekretariat Mahkamah Konstitusi
    Sekretariat Komisi Yudisial
    Sekretariat KPU
    Sekretariat Ombudsman RI.

Bagi yang ingin mempelajari apa saja materi ujian CPNS dengan metode CAT, silakan klik disini.
Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
© KarirBagus.com | Team by KarirBagus.com in collaboration with www.karirbagus.com, and Team KarirBagus.com