Pengalaman Ujian CPNS KEMENLU 1



4 September 2010, saya baru saja mengikuti tes CPNS Kemenlu 2010. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tes tahun ini juga kembali diadain di Jakarta International Expo Kemayoran atau lebih akrab disebut PRJ alias Pekan Raya Jakarta.
Datang ke PRJ sekitar jam 06.30 ternyata sudah banyak para peserta lain yang pada dating. Ada yang ngobrol bareng temennya, baca-baca materi, bahkan ada juga yang dengan kerepotan mencari bolpoint buat alat tulis ujian (seperti saya...hehehe).
Sekitar pukul 08.00, gerbang buat masuk ke dalam dibuka. Antrian dipisah-pisah berdasarkan formasi yang dilamar. Karena saya melamar untuk PDK, jadilah saya mengantri cukup lama bersama sekitar 4000 orang yang melamar untuk posisi PDK ini.
Sekitar pukul 09.00, saya sudah berada di ruangan. Setelah ngisi absen dan nempel stiker di bangku, soal dibagiin. Deg-degan banget waktu itu. Nebak kira-kira soalnya apa ya..
Tepat pukul 09.23, tes dimulai. Dengan waktu yang diberikan 3 jam, berarti tes akan selesai pukul 12.23.
Tes ujian substansi terdiri dari soal bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Untuk soal bahasa Indonesia, terdiri dari 20 soal pilihan ganda, 10 soal isian singkat, dan 6 soal essay. Mari saya bahas satu persatu (seingat saya tapi ya…^_^)
• Pilihan ganda
Untuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal hanya bernilai 10 persen. Itu
artinya setiap kita bisa menjawab 2 soal dengan benar, kita baru mendapat 1 poin nilai. Soal yang kemaren keluar sih misalnya:
- Undang-undang manakah yang mengatur tentang korupsi
- Negara mana yang bertukar dengan Brunei Darussalam untuk menjadi ketua ASEAN tahun 2011
- Negara mana yang tidak mempunyai imigran gelap di Indonesia
- Siapa sekjen ASEAN sekarang
- Empat pilar RI menurut pidato Pak SBY
- Dll……

• Isian singkat
10 soal isian singkat ini bernilai 10 poin. Jadi 1 soal bernilai 1 poin. Seperti dengan pilihan ganda, soal dalam isian singkat ini pun cenderung hafalan. Beberapa soal yang kemaren keluar yaitu:
- Kepanjangan REDD
- Isi teks proklamasi
- Semboyan dan hymne ASEAN
- 10 negara yang berbatasan laut dengan Indonesia
- 10 negara yang termasuk dalam G-20
- Isi deklarasi Djuanda
- Dll…(saya lupa..hehe)

• Essay
Dari 6 soal yang diberikan, untuk S1 seperti saya diminta memilih dan menjawab 3 pertanyaan saja. Sedangkan untuk S2 kalau tidak salah diminta menjawab 4 soal. Serius lah dalam menjawab 3 soal essay ini karena total nilainya 30 poin. Jadi 1 soal yang beranak-pinak itu bernilai 10 poin.
Beberapa soal yang kemaren keluar
- seputar konflik Indonesia- Malaysia dan solusi apa yang terbaik jika kamu jadi diplomat
- seputar penangkapan Abu Bakar Baasyir dan bagaimana pandangan kamu tentang terorisme di Indonesia terkait dengan Indonesia sebagai Negara dengan mayoritas Islam, Negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, dan Indonesia sebagai anggota masyarakat internasional.
- Seputar inter-faith dialogue
- Dll…

Untuk soal bahasa Inggrisnya, semuanya berbentuk essay. Ada 6 soal yang diberikan. Untuk S1 diminta untuk menjawab 3 soal saja. Disini tantangannya terutama adalah pada vocabulary, karena saya sendiri merasa kebingungan mencari kata yang tepat untuk kata-kata seperti kedaulatan, batas Negara, dll.
Beberapa soal yang kemaren keluar:
- What is the potential threat dealing with a good image of Indonesia and how to overcome that challenge?
- International issue like Israel attacked MV Mavi Marmara, the growth of China’s economy, what we have to do to keep our nation as a unity nation, particularly dealing with our territory.

Oh iya, melihat pengalaman kemaren, saya menyarankan kepada teman-teman yang mau ikutan tes CPNS atau tes kerja lainnya, jangan lupa memakai jam tangan. Karena dari pengalaman kemaren, di dalam ruangan PRJ hall A tidak ada sama sekali jam dinding. Hal ini yang menyebabkan banyak peserta kebingungan ketika tiba-tiba panitia berkata bahwa waktu tinggal 15 menit lagi.
Satu lagi, khusus untuk CPNS Kemenlu, jangan lupa untuk membawa bolpoint lebih dari satu karena dalam tes substansi, kita bakal menulis banyak (terutama untuk soal essay). Kerjakan juga soal bahasa Inggris dulu karena bagian ini bernilai 50 poin dari 3 soal. Dan terakhir, jangan lupa berdoa kepada Tuhan YME karena semua yang terjadi dalam hidup kita adalah karya dan rencana Tuhan YME.


Pengumuman hasil ujian substansi CPNS Kemlu 2010 tanggal 4 Oktober kemarin benar-benar membuat saya terkejut. Puji Tuhan saya lolos ujian substansi sehingga mengantar saya ke tes tahap selanjutnya yaitu tes bahasa.
Seperti tahun-tahun kemarin (katanya....), tahun ini pun ujian bahasa Inggris untuk PDK dilaksanain di LIA Pramuka. Awalnya saya bingung juga karena saya gak tau sama sekali daerah itu. Namun teknologi memang bisa membantu manusia yang tak tau apa-apa seperti saya. Bertanyalah saya pada google dengan kata kunci "LIA Pramuka". Hasilnya sangat memuaskan karena ada jalur busway yang lewat sana. Bahkan ada haltenya juga dengan nama "Pramuka LIA".
Berbekal nekat, saya mencari sendiri alamat Pramuka LIA. Saya mulai naik dari halte busway Sarinah setelah sebelumnya mengantar teman saya Gayuh yang ujian juga (cuma dia di LIA Pangadegan). Naik dari Sarinah ke arah Blok M, saya transit di Dukuh Atas. Dari Dukuh Atas saya naik yang ke arah TU Gas/Pulogadung. Setelah melewati beratus-ratus halte (lebay...hehe), terdengarlah suara "Pemberhentian berikutnya, Pramuka LIA.Perhatikan barang bawaan anda dan hati-hati melangkah". Itulah tandanya saya harus bersiap-siap turun.
Turun dari busway saya celingak-celinguk mencari LIA Pramuka, dan ternyata gedungnya cuma berjarak sekitar 20 meter.

Dan tibalah hari tes. 9 Oktober 2010, sekitar pukul 07.15an saya sudah sampai LIA Pramuka. Dengan seragam andalan saya, putih hitam, saya masuk ke area LIA. Ternyata sudah banyak para peserta lain, yang kebanyakan diantar orang tua mereka (wah senangnya..). Sambil nunggu jam masuk, saya mencari-cari WC. Pengen pipis niatnya.
Dan datanglah hujan. Jadilah saya agak tertahan sekitar 15 menitan di deket WC karena WCnya terletak terpisah dari gedung utamanya.
Jam 8an para peserta termasuk saya masuk ke gedungnya. Kami diminta berbaris 2 ke belakang sambil memegang KTPU dan kartu identitas. Sampai di lantai 2, kami langsung mengantri di tiap-tiap pos yang ada komputernya. Disitu panitia ngecek KTPU dan kartu identitas kita. Setelah lolos, KTPU kami akan ditempeli kertas kuning (yang sampe sekarang saya masih belum paham buat apa) plus dikasih kertas yang isinya nomor urut plus no kelas. Setelah itu para peserta masuk ke ruangan masing-masing. Saya dapat no urut 6 di ruang 11.

Langsung mengenai tesnya ya.
Tesnya sendiri menurut saya seperti TOEFL. Ada 3 bagian utama yaitu Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.

Untuk Listening, ada 50 soal yang diajukan, yang terbagi dalam 3 section. Ada section dengan short conversation, longer conversation, dan short talk. Total waktu yang diberikan untuk Listening adalah 35 menit. Jujur, sound system di LIA ini cukup bagus. Speaker ditanam di dinding bagian atas alias atap dengan jumlah 4 kalo tidak salah. Jadi menjamin terdengarnya suara ke seluruh sudut ruangan.

Untuk Structure and Written Expression, jumlah soalnya ada 40 soal. Waktu yang diberikan adalah 25 menit. Jenis-jenis soalnya dan directionnya seperti TOEFL. Pusing juga ngerjain bagian ini karena waktu yang mepet malah bikin saya gak bisa mikir dengan tenang. Banyak jawaban yang saya pilih hanya berdasarkan feeling.

Untuk bagian terakhir yaitu Reading, jumlah soalnya ada 50 soal dengan waktu 55 menit. Ada sekitar 4-5 bacaan yang diberikan. Bacaan yang diberikan menurut saya cukup susah untuk dipahami karena banyak sekali vocabulary yang benar-benar asing bagi saya.

Apa lagi ya yang bisa saya sharing..Emm, oh iya. Sebelum masuk ruangan, jangan lupa minum T**** A***N. Hal inilah yang saya lakukan karena berjaga-jaga terhadap kondisi ruangan dengan AC yang terlalu dingin. Dan ternyata benar. Saya merasa kedinginan di ruang tempat saya tes. Mungkin karena saya orang ndeso yang gak biasa pake AC kali ya, haha.....

Jangan lupa juga bawa pensil 2B lebih dari satu karena waktu bener-bener berharga dalam tes ini. Waktu yang diberikan benar-benar ketat dan limited. Saya sendiri ketika ketemu soal yang saya tidak tahu jawabannya, langsung saya tembak saja. Mengapa? karena begitu kita pindah section, misal ketika waktu untuk structure habis dan berlanjut ke reading, kita tidak boleh kembali mengerjakan soal Structure lagi walaupun kita punya sisa waktu di bagian Reading.

Kesimpulannya: Saya masih berharap bisa lolos tes tahap ini meski kemaren banyak soal yang jawabannya saya tembak. Doakan saya ya para pembaca.

Tes akhir CPNS Kemenlu 2010 terdiri dari serangkaian 4 tes yang berbeda-beda, yaitu
1. Tes pengetahuan IT
2. Tes wawancara psikologi
3. Tes wawancara substansi
4. Psikotes

Angka 1 sampai 4 diatas bukan menunjukkan urutan, karena tiap orang bisa mendapatkan urutan yang berbeda untuk keempat tes tersebut. Saya sendiri dimulai dari tes pengetahuan IT, lalu psikotes, tes wawancara psikologi, dan terakhir adalah tes wawancara substansi. Mari saya bahas satu persatu (sepanjang saya masih inget ya).

Tes pengetahuan IT terdiri dari soal pilihan ganda dan soal essay. Jumlah pilihan gandanya sekitar 40 soal (kalo tidak salah ya). Sedangkan soal essaynya cuma 5 soal.
Materi soal yang keluar di pilihan ganda seputar istilah-istilah komputer, nama tokoh-tokoh penting di bidang IT. Nama Mark Zuckerberg, sang pencipta Facebook, termasuk salah satu soal yang keluar di soal. Saya yakin kalau yang biasa maen komputer, atau yang rajin ngenet past bisa jawab soal-soal di pilihan ganda.

Untuk soal essaynya ini yang cukup membuat bingung. Ada soal yang menanyakan "aplikasi atau program apa saja yang termasuk dalam Microsoft Office 2007?". Buat yang biasa pake Office 2007 pasti gampang menjawabnya (apa hayo..hehe), tapi buat saya yang biasa pake Office XP, jelas saja saya kelabakan menjawabnya. Saya cuma jawab Word, Excel, Outlook dan PowerPoint. Hehe..Kacau ya.
Selain itu ada soal yang menanyakan langkah-langkah melakukan sesuatu di word. Sayang sekali saya sudah lupa apa soalnya. Kalau tidak salah seputar melakukan sesuatu dengan Word 2007.

Lanjut ke soal psikotes.
Psikotes untuk tes CPNS Kemenlu 2010 dilakukan oleh semacam lembaga psikologinya TNI AD. Tips untuk menghadapi tes ini yaitu sarapan sebelum berangkat ke tempat tes, karena psikotes ini paling menguras tenaga dan pikiran. Psikotes ini berlangsung dari pagi sampe sore.

Dalam psikotes ini, pertama kita akan diberi semacam formulir biodata diri yang harus teman-teman isi. Saran dari saya isilah dengan jujur sesuai dengan keadaan sebenarnya. Jangan berbohong karena nantinya biodata diri ini akan dicross check pada saat teman-teman menghadapi wawancara psikologi.

Setelah itu, baru serangkaian tes dimulai. Ada tes pauli, tes kemampuan verbal, tes yang otak-atik kubus (ngaco ni namanya..hehe), tes hitung-hitungan, deret angka, dll.
Pokoknya, rajin berlatihlah soal-soal psikotes yang ada di buku-buku soal psikotes yang banyak dijual di pasaran. Tips dari saya sih siapkan pensil lebih dari satu, karena dalam psikotes waktu sedikit pun sangat berharga. Pasti ga mau kan kita kehilangan beberapa nomor hanya gara-gara kita ingin meraut pensil kita.

Tes selanjutnya, wawancara psikologi. Jujur saya tidak bisa banyak bercerita tentang tes wawancara psikologi ini. Saya bingung karena semua pertanyaan lebih ke pribadi masing-masing. Intinya jawablah setiap pertanyaan dengan tenang dan sopan, serta jujur sesuai dengan pribadi teman-teman. Pertanyaan standar yang akan muncul adalah "mengapa kamu mau menjadi diplomat". Pertanyaan seputar latar belakang keluarga dan pendidikan juga akan ditanyakan.

Tes terakhir, sekaligus tes yang paling membuat saya bangga bisa lolos sampai tahap akhir (meskipun tidak lolos pada akhirnya..hehe), adalah wawancara substansi. Di wawancara ini, teman-teman akan berhadapan dengan 3 orang panelis yang biasanya adalah para mantan duta besar dan pejabat eselon 2 di Kementerian Luar Negeri. Wawancara dilakukan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (meski ada beberapa teman peserta tes saat itu juga ditanya dalam bahasa Prancis).

Pertanyaan yang muncul buat saya kebanyakan lebih ke hafalan(mungkin karena saya lulusan Sastra Inggris yang tidak ada background politik maupun hukum internasional sama sekali) seperti pertanyaan sejarah ASEAN, sekjen ASEAN, negara anggota, dll.
Ada beberapa pertanyaan yang membutuhkan pendapat pribadi saya seperti "ASEAN di jaman sekarang disebut "paper tiger" alias macan kertas. Mengapa?".Lalu ada pertanyaan pula seputar bagaimana memulihkan citra Indonesia di mata internasional terutama terkait dengan pandangan Indonesia sebagai negara koruptor dan negara teroris. Pertanyaan tentang inter-faith dialogue juga muncul dalam wawancara substansi ini.
(NB: menurut teman-teman peserta yang memiliki background politik, hukum, dan HI, katanya pertanyaan semuanya lebih meminta untuk pendapat pribadi saja)

Tips dari saya adalah rajin membaca berita internasional terutama terkait Indonesia. Tidak mungkin kan kita menjawab panjang lebar tanpa kita punya pengetahuan mengenai hal tersebut. Oh iya, ada yang bilang juga dalam menjawab setiap pertanyaan, kita sebaiknya menjawab dengan gaya diplomasi yaitu tidak langsung to the point, tapi sedikit memutar baru ke poin yang ingin disampaikan.

Akhirnya, selesai juga tulisan ini. Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis seputar tes tahap akhir CPNS Kemenlu ini, tapi berhubung baru sempat sekarang, jadi ya baru jadi sekarang.

Selamat membaca, semoga berguna buat teman-teman yang berminat masuk Kementerian Luar Negeri.

(dikutip dari berbagai sumber)

Delete this element to display blogger navbar

 
© KarirBagus.com | Team by KarirBagus.com in collaboration with www.karirbagus.com, and Team KarirBagus.com