Tes kesehatan bagi CPNS setelah Prajabatan


Tahapan I medical check up yakni semua peserta harus diambil sampel darah dan urine di bagian laboratorium. Disini kita harus antri bersama-sama dengan masyarakat umum walaupun kadang juga didahulukan untuk mempercepat prosesnya. Selain antri mendapatkan panggilan kita juga harus antri ke kamar kecil untuk mengambil sampel urine. Sebelum medical check up dilakukan kita diwajibkan berpuasa sejak jam 23.00  malam sebelumnya.

Tahapan II dilanjutkan ke Ruang Radiologi untuk foto rongent (sinar X). Setiap peserta dipanggil 4 orang walaupun nanti didalam untuk foto juga harus satu-satu. Semua peserta harus telanjang dada dan menempelkan dadanya di tembok. Untuk menghindari radiasi sinar X maka kami mengintip dari jendela kaca yang ada di ruangan sedangkan petugasnya ‘memotret’ dari luar dengan kabel panjang yang tersedia.  Butuh waktu 15 menit antara antrian dan pelaksanaan rongent.

Tahapan III semua peserta harus melakukan check up di Poli yakni Poli Paru, Poli Jantung, Poli Mata, Poli Gigi, Poli THT dan terakhit Poli Penyakit Dalam. Untuk mencegah antrian semua poli bisa dibolak balik kecuali Poli Penyakit Dalam yang harus di urutan terakhir.  Sebenarnya setiap poli tidak membutuhkan waktu sampai 5 menit namun yang menyebabkan lama adalah waktu antrian. “masnya jarang olah raga yah” ujar dokter Jantung sambil mengamati hasil print out.” betul dok”jawab salah satu cpns yang memang bisa dikatakan jarang olah raga setiap minggunya.
Sekitar jam 09.58 kami naik lantai 2 untuk ke Poli Mata, Poli Gigi dan Poli THT.
Poli pertama yang ane tuju yakni Poli THT. Di poli ini telinga, hidung dan mulut kita akan di periksa. Selain itu juga dites indera pendengaran kita dengan garputala. Selanjutnya di Poli Gigi, di poli ini sebenarnya tidak terlalu antri tetapi mengapa sangat lama sekali menunggunya. “ Wah dengan masih usia muda kok karangnya sudah banyak ya mas, ntar 6 bulan lagi kesini yah dibersihkan”tutur dokter gigi tersebut. “baik dok” jawab salah satu cpns. Ketika pemeriksaan di dalam Poli THT dan Poli Gigi ini tidak sampai 5 menit juga.

Tahap selanjutnya bergeser ke Poli Mata. Disini kita akan dites ketajaman mata kita untuk menyebutkan angka-angka kecil yang terpampang di tembok.

Tahap terakhir yakni ke Poli Penyakit Dalam di lantai 1 sehingga kami harus turun kembali. Di Poli ini lumayan cepat karena kita didahulukan oleh perawatnya. Kita masuk ruangan semua namun nantinya tetap diperiksa dua – dua karena kamar periksa yang tersedia cuma segitu. Tidak sampai 5 menit pula pemeriksaan sudah selesai. Jam tangan sudah menunjukkan pukul 11.57.
Selanjutnya menyelesaikan permasalahan administrasi di lantai 3. Disini kami harus membayar sebesar Rp. 450.000 (empat ratus lima puluh ribu rupiah). Hasilnya baru bisa diketahui seminggu lagi alias senin depan.” Hasil tes seminggu lagi yah mas, mungkin senin sekitar jam 2 saja” tutur mbaknya dibagian administrasi dengan tersenyum simpul. Pengambilan hasil test ini tidak mesti kita yang harus mengambilnya namun dapat diwakilkan atau menyuruh orang lain. Jam 12.14 keluar dari Rumah Sakit. Demikian kawan tulisan pengalaman tes kesehatan bagi CPNS semoga hasilnya tetap sehat dan semuanya genap 100%.

* Tes Kesehatan CPNS ini dilakukan oleh Pemkot Surabaya di RSUD dr. M. Soewandhie Soerabaja pada tahun 2011.

Delete this element to display blogger navbar

 
© KarirBagus.com | Team by KarirBagus.com in collaboration with www.karirbagus.com, and Team KarirBagus.com