Try Out CAT CPNS 2019 HOTS

GRATIS
Silakan klik disini
(Maaf Sudah ditutup. Tunggu info kami selanjutnya)


Ini 6 Kementerian/Lembaga yang Syaratkan TOEFL bagi Pelamar CPNS 2018



Pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 telah dibuka. Pendaftaran CPNS terintegrasi secara nasional dilakukan melalui situs sscn.bkn.go.id. Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) telah mengumumkan sejumlah formasi dan jabatan yang tersedia pada seleksi CPNS kali ini. Beberapa K/L/D menetapkan nilai TOEFL sebagai salah satu syarat bagi calon peserta seleksi CPNS 2018.
Berikut di antaranya:

1. Kementerian ESDM Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan nilai TOEFL sebagai salah satu persyaratan pelamaran. Untuk semua jabatan di Kementerian ESDM, disyaratkan melampirkan TOEFL ITP/Paper Based TOEFL/TOEFL Prediction yang masih berlaku. Periode penerbitan TOEFL dikeluarkan pada tanggal 19 September 2016 - 10 Oktober 2018. Minimal skor TOEFL adalah 450 (setara dengan Computer Based TOEFL minimal 133/Internet Based TOEFL minimal 45/TOEIC 405/IELTS 5.5). Namun, untuk jenis formasi putra/putri Papua atau Papua Barat dan penyandang disabilitas tidak perlu melampirkan TOEFL ITP/Paper Based TOEFL/TOEFL Prediction.

2. Kementerian Luar Negeri Kemenlu juga menetapkan TOEFL menjadi salah satu syarat khusus bagi pelamar. Bagi pelamar jabatan diplomat disyaratkan untuk menguasai bahasa Inggris dengan baik secara lisan dan tulisan. Penguasaan ini dibuktikan melalui nilai TOEFL sebesar 550 (lima ratus lima puluh) atau IELTS sebesar 6.5 (enam titik lima). Sedangkan untuk bahasa anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lainnya seperti Arab, China, Rusia, Perancis dan/atau bahasa asing lain (Jerman dan Jepang) dibuktikan dengan nilai tes bahasa yang setara dengan nilai TOEFL 550.

3. Badan Kepegawaian Negara (BKN) Badan Kepegawaian Negara menentukan syarat TOEFL bagi pelamar. Nilai TOEFL yang ditetapkan bagi pelamar adalah 450. Seperti diketahui, BKN menyediakan 29 jabatan teknis untuk 170 formasi pada seleksi CPNS 2018. Sedangkan jurusan yang dibutuhkan antara lain, S1 Ekonomi Studi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, Hukum, Administrasi Negara, Administrasi Publik, Psikologi, Ilmu Statistik, Ilmu Pemerintahan, Ekonomi, Manajemen, dan Komunikasi. Untuk lulusan S2, dibuka untuk jurusan Ekonomi Studi Pembangunan, Manajemen SDM, Administrasi Negara,Kebijakan Publik, Psikologi Industri dan Organisasi, Hukum, dan Komunikasi.

4. Kementerian BUMN Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyaratkan pelamarnya memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui sertifikat. Nilai minimal yang tertera pada sertifikat ini sebagai berikut: a. Nilai TOEIC minimal 475. b. Nilai TOEFL Paper minimal 450. c. Nilai TOEFL CBT minimal 150. d. Nilai TOEFL IBT minimal 53. e. Nilai IELTS minimal 5. Sertifikat tersebut diterbitkan dari lembaga internasional atau lembaga bahasa perguruan tinggi atau lembaga pendidikan Bahasa Inggris (sertifikat resmi maupun sertifikat prediction test dapat diterima). Tanggal penerbitan sertifikat setelah tanggal 31 Agustus 2016. Persyaratan kemampuan Bahasa Inggris ini tidak berlaku bagi pelamar dengan ijazah S1 perguruan tinggi luar negeri.

5. Kemenpan RB Bagi pelamar formasi umum di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, nilai TOEFL menjadi salah satu syarat. Pelamar minimal memiliki skor TOEFL 450, yang diperoleh dalam dua tahun terakhir. Sedangkan, pelamar formasi cumlaude, minimal skor TOEFL (diperbolehkan TOEFL Prediction) 450 atau skor IELTS minimal 5.0, yang diperoleh dalam waktu dua tahun terakhir. Bagi jenis pelamar disabilitas, pelamar diwajibkan memiliki skor TOEFL (diperbolehkan TOEFL Prediction) minimal 450 atau nilai IELTS minimal 5.0, di mana diperoleh dalam dua tahun terakhir. Untuk pelamar formasi khusus Papua dan Papua Barat, minimal memiliki skor TOEFL (diperbolehkan TOEFL Prediction) minimal 400 atau skor IELTS minimal 4.5, diperoleh dalam dua tahun terakhir.

6. Kementerian PUPR Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menetapkan kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil tes kemampuan vahasa Inggris yang sekurang-kurangnya masih berlaku sampai Oktober 2018. Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service) dengan skor minimal 450 untuk TOEFL ITP, skor minimal 53 untuk IBT (Internet Based Test), dan skor minimal 405 untuk TOEIC.

Untuk kemampuan Bahasa Inggris IELTS, skor minimalnya 5.0. Sedangkan, untuk English Proficiency Test/TOEFL Prediction atau lainnya yang dikeluarkan Balai Diklat Bahasa Lembaga Administrasi Negara atau lembaga bahasa perguruan tinggi negeri atau swasta, dan lembaga bahasa swasta lainnya dengan skala penilaian sama dengan penilaian TOEFL ITP/IBT/TOEIC/IELTS, maka berlaku skor minimal sama dengan skor minimal yang ditetapkan untuk masing-masing jenis sertifikat kemampuan bahasa Inggris sebagaimana tersebut di atas.

sumber : https://nasional.kompas.com/read/2018/09/20/12555931/ini-6-kementerianlembaga-yang-syaratkan-toefl-bagi-pelamar-cpns-2018

Delete this element to display blogger navbar

 
© KarirBagus.com | Team by KarirBagus.com in collaboration with www.karirbagus.com, and Team KarirBagus.com